
Telah terhirup aroma darah Huminodun
yang datang menari
pada dada sepi burung-burung bambarayon
paluan gong-gong itu
masih lentik gemersik bergema
selengok gemalai langkah sang penari
jelas terasuk pada indah tumit
si gadis berbaju rangkit
Aku, sang penari sintingan hitam
terus hayun langkah-langkah kecil dalam relau
bersama-sama sayap-sayap burung di tangan
menyeru semangat bunting padi si Bambaazon
lewat serapah Momurinait perempuan-perempuan tua Bobolian
untuk meraba sigarku yang tersayup-sayup di puncak kinabalu
- 17/6/2009, Zen Garden, Kundasang, Sabah
Salam ziarah sambil menikmati kelembutan tarian gadis dusun...ah mempesonakan.
ReplyDeletecara bertutur yang nyaman sehingga enak untuk dibaca yaaa....istilah istilahnyapun unik....mungkin hanya dikenal di Malaysia saja...baru pertamakali saya dengar
ReplyDelete